Widget HTML Atas

Membangun Sikap Positif Seorang Pengusaha

Membangun Sikap Positif Seorang Pengusaha


Kesuksesan adalah milik setiap orang .itula kalimat yang sering di ucapkan oleh motivator,jadi seharusnya tidak ada seorang pun yang gagal didunia ini . sebagai gantinya orang percaya bahwa yang ada adalah kesuksesan yang tertunda , lalu pertanyaannya ‘’Mengapa Kesuksesan Saya Selalu Tertunda bahkan sulit sekali untuk menempuhnya ‘’
Kita ambil contoh kisah seorang salesman
Ada seorang salesman yang sudah bekerja 8 tahun  tetapi sekarang masih menjadi seorang salesman .Sebaliknya , ada juga yang baru bekerja selama satu tahun sebagai salesman dan sekarang sudah menjadi sales supervisor .

Sukses tidaknya seorang salesman tergantung pada sikap yang dimilikinya . salesman yang bersikap positif terhadap karier dan lingkungan di sekitarnya , tentu akan berdampak positif pula terhadap kinerja penjualannya . Banyak dari para penjual yang menggerutu ketika harga produk dinaikan atau fasilitas discount dikurangi , maka omzet penjualan akan turun dan menyulitkan mereka untuk mencapai target penjualan .

Sikap Negatif dan kurang antusias adalah dua hal yang menyebabkan kegagalan banyak orang . kedua sikap ini mengakibatkan mereka kurang bersemangat dalam memburu prospek atau meningkatkan perusahaan mereka . akibatnya target penjualan tidak tercapaui cash in yang di prediksi tidak lagi berhasil ,  sikap seperti ini biasanya ‘’melekat’’ pada seseorang yang tidak memiliki tujuan karier , mereka biasanya hanya mementingkan uang  ketimbang masa depan .
Untuk Membangun Sikap Positif , seseorang harus bersikap :

1. Optimis dan Penuh Harapan

Situasi persaingan menjelang terbentuknya komunitas ASEAN 2015 hingga sekarang semakin kompetitif . Apalagi saat itu perdagangan bebas antara China dan negara – negara Asean sudah terwujud  . ini berarti jumlah produk / Jasa dari negara China akan membanjiri pasar Domestik.
Mengahdapi persaingan yang semakin kuat dan dhsyat ini , tentunya bangi seorang entrepreneur harus tetap optimis dan harus salalu penuh harapan . Jangan malah sbaliknya , semakin lemah dan putus asa karena melihat jumlah pesaing yang semakin banyak .
Seorang entrepreneur juga tidak boleh mudah putus harapan dalam menghadapi pelanggan yang semakin kritis dalam mengkritik . ini sebagai konsekuensi banyaknya pilihan , sehingga pelanggan akan lebih bebas untuk menentukan produk mana yang akan dibeli .

2. Menyukai Tantangan

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat , tetntunya seorang entrepreneur memerlukan mental baja . mereka harus berani meghadapi tantangan dan tidak boleh pantang menyerah Sikap ulet akan menjadi kan bisnis anda akan lebih baik , semakin seorang enterprenenur itu ulet semakin mudah ia memenangkan ‘’pertempuran’’ dalam mendapatkan pelanggan .Ingatlah bahwa pelanggan akan diperebutkan oleh pesaing yang jumlah nya semakin banyak .
Entrepreneur tidak cukup jika hanya mengandalkan keterampilan menjual dan pengetahuan produknya , melainkan juga harus ‘’berjuang mati – matian ‘’ kalaupun ditolak , harus berani maju terus jangan sampai prospek yang ada di rebut oleh pesaing . untuk itu laporan harian prospek harus dibuat secara teratur dan di tindak lanjuti agar prospek tidak lepas.

3. Dukungan Keluarga

Apapun karier yang digeluti seorang entrepreneur dukungan keluarga selalu merupakan sebuah factor yang penting untuk dimiliki karena dengan adanya dukungan dari keluarga membuat mereka menjadi lebih semangat dan termotivasi untuk mecapai hasil yang maksimal ,  dan Bagaimana Jikalau keluarga tidak medukung dengan usaha kita?  
Maka cobalah untuk menjelaskan keuntungan dari  usaha atau profesi yang anda tekuni . informasikan kepada mereka bahwa profesi yang anda tekuni memiliki masa depan yang sangat baik.

4. Berpikir Positif Dalam Setiap Situasi

Dinamika dunia penjualan cepat sekali . Pada minggu pertama , mungkin saja kita mendapatkan ‘’Angin Surga ‘’ berupa kebajikan tambahan diskon untuk produk yang kita jual . Dua minggu kemudian atau selang beberapa hari kemudian ‘’angin neraka’’ menghampiri karena mendapati berbagai masalah baru. Dalam saat seperti ini seorang entrepreneur harus tetap berpikir positif , mungin saja masalah yang beru ini adalah bentuk permulaan untuk menhadapi masa depan yang cerah , sebagai bahan pengalaman sehingga jika mendapati hal yang semacam itu sudah terbiasa. Jadi tetaplah berpikir positif di segala situasi agar kita tetap semangat dalam berusaha.
Sebaliknya berpikir negative hanya akan menyebaban energy kita terkuras dan semakin kurang produktif dalam berdagang . pikiran negative akan menimbukan sesuatu yang negative pula akibatnya kita tidak dapat bekerja lebih maksimal.

5 Tidak Mengingat Masa Lampau

Setiap entrepreneur yang sukses pasti pernah mengalami keggalan dalam berusaha. Bahkan ada yang merasa trauma akibat masalah yang ia hadapi sehingga mengakibatkan ia gagal. Sikap ini tidak boleh berkepanjangan , karena dapat mengurangi rasa percaya diri dan kurang putus asa masa lalu biarlah berlalu . sebaliknya kita perlu memikirkan taktik menghadapi masalah yang mengakibatkan kita gagal di masa lalu sehingga itu akan menambah solusi untuk masa depan .
Bantuan mentor sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kita dalam menghadapi trauma masa lalu.

6. Mengendalikan Diri

Sifat yang berlebihan justru kurang menguntungkan bagi seorang entrepreneur . sebaliknyanya dia di tuntut untuk lebih sabar menghadapi pelanggan . demikian pula ketika menghadapi pelanggan yang semakin kritis dan terkadang menjengkelkan . kita harus mengimbangi nya dengan kesabaran dan keramahan jika itu masih batas kewajaran . bahkan pelanggan biasanya membuat gara-gara sehingga dapat menyulut emosi . untuk mengendalikan diri kita dapat melatih kesbaran dengan berpuasa secara rutin atau mengurangi konsumsi terhadap kesengan kita , sadar bahwa pembeli adalah raja yang harus di layani prinsip ini juga salah satu cara untuk dapat mengendalikan diri.

7. Belajar Berkelanjutan  

Tiada kata ‘’berhenti belajar’’ sampai ajal menjemput kita bahkan ketika sudah sukses pun kita masih di haruskan belajar untuk selalu berinovasi dalam berusaha . terkadang kita dapati entrepreneur muda enggan menyisihkan uang komisinya untuk membeli buku atau ikut pelatihan dengan alasan yang berbagai macam yang intinya tidak ingin belajar alias merasa puas dengan hasil. Mereka berpikir semua buku hanya sekedar teori dan akan berbeda dengan di lapangan .
8.Percaya Akan Sukses
Seseorang yang percaya degan kesuksesan nya tentu pada akhir nya akan menuai kesuksesan pula karena yang ada dalam benak nya dia akan sukses di masa depan sehingga menumbuhkan semangat dalam berusaha . sebalinya yang kurang yakin bajwa mereka bisa maka akan mengalami kegagalan .
  

Tidak ada komentar untuk "Membangun Sikap Positif Seorang Pengusaha"

Berlangganan via Email