Widget HTML Atas

Apa Itu Dosa , Kenapa Harus Ada Dosa ?

Kenapa Harus Ada Dosa ?
Mungkin , terbesit dalam pikiran manusia  kenapa Allah Swt menciptakan dosa ?


Sebelum menjawab pertanyaa ini pertama –tama harus di imani bahwa Allah Swt maha pengasih lagi maha penyayang .

Adanya dosa atau konsekuensi dosa 

dalam kehidupan ini sejatinya adalah wujud dari kasih sayang dan kepedulian Allah Swt kepada hamba – Nya.Adanya kosekuensi dosa berguna menjaga keselarasan peradaba manusia secara esensial ,sedangkan dalam konteks kesehatan , konsekuesi dosa bertujua agar manusia belajar mensyukuri da menghormati  keberadaan tubuh mereka sendiri

Agama Islam merupaka ajaran yang komprehensif , holistic , dan logis . terbukti dalam hal kesehatan , semua bentuk makanan , minuman dan beberapa larangan lainya , jika dikomparasikan dengan hasil penelitian ilmiah dewasa ini maka banyak mengalami kesamaan .Misalnya dalam agama islam dilarang memakan bangkai dan daging babi “Berdasarkan dari hasil penelitian ilmiah ,secara fisik daging babi tidak layak untuk dikonsumsi karena banyak menyimpan kandungan penyakit atau parasit yag membahayakan bagi tubuh . misalnya cacing taenia sollum ,cacing trichinia spiralis,cacing schistosoma japonicas , fasciolepsi buski , cacing ascaris , cacing anklestoma dsb”. Hal ini memang keduanya tidak baik untuk kesehatan.

Meminum khamar , memakai  narkoba ,selain keduanya tidak baik untuk kesehatan hal itu juaga akan berakibat buruk pada hubungan sosial . Siapapun yang sudah kecanduan menggunaka kedua jenis minuman tersebut bisa dipastikan secara etika sosial akan dikategorikan buruk oleh lingkungannya , terutama di Negara Indonesia .

Contoh lain adalah perbuatan zina (Free sex) . selain medatangkan virus penyakit mematikan yang saat ini belum ditmukan obatnya , perbuatan tersebut sebenarnya menyamakan posisi manusia dengan hewan , padahal hubungan badan sangat disakralkan dalam agama islam sebagai symbol pemersatu dua jiwa dalam cinta.

Pemantik dari semua perbuata tidak terpuji itu karena manusia senantiasa dipecundangi oleh hawa nafsunya sendiri , serta menutup pintu hati nya dari semua ajaran luhur agama islam , sesuai dengan firman Allah tentang hawa nafsu :


وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي ۚ إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ


“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan ) karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan , kecuali nafsu yang di beri rahmat oleh tuhan ku , Sesungguhnya tuhan ku maha pengampun lagi maha penyayang .”(QS.Yusuf :53).

Dalam satu riwayat dijelaskan bahwa sepulang perang badar salah satu dari sahabat rasul bertanya “Adakah perang yang lebih besar dari perang tersebut ?  saat itu Rasululloh SAW berdawuh ,”kita baru pulang dari peperangan kecil menuju peperangan yang sangat besar”.lalu para shahabat bertanya “Apakah peperangan yag besar itu ya Rasulalloh ?” Rasululloh menjawab “Perang melawan hawa nafsu”. baca juga Jati diri Seorag Rosul

Hingga saat ini perang melawan hawa nafsu masih belum usai , inilah peperangan yang sebearnya dalam diri manusia sejauh mana manusia mampu menyelamatkan diri dari belenggu nafsu maka mereka tergolong orang – orang beruntung dalam kehidupan ini   . karena itu ,Allah Swt.memeberikan rambu rambu yag jelas kepada manusia sebagai kompas untuk meyelamatka diri mereka dari kungkungan  nafsu.

Kompas yang dimaksut adalah konsekuensi dosa dan pahala . keberadaa kosekuensi dosa sejatinya untuk meminimalisir sihir nafsu bagi keberadaan diri manusia sedangkan pahala adalah sebagai pemantik sepirit bagi manusia utuk terus berpegang teguh pada syari’at islam,denga kemudian keselarasan dan keharmonisan hidup akan terjaga. baca Tiga Cinta yang Tak Terpisah     

Tidak ada komentar untuk "Apa Itu Dosa , Kenapa Harus Ada Dosa ?"

Berlangganan via Email